Jumat, 18 Oktober 2019

Kenali Apa Itu Sop Produksi Bagi Pabrik


Setiap perusahaan tentu memiliki SOP untuk dijadikan sebagai pedoman, dimana ketika pedoman tersebut dilakukan sesuai dengan ketentuan, maka akan berdampak pada kualitas produk yang dihasilkan. Setiap karyawan operator produksi, memiliki tanggung jawab untuk dapat mengatur segala bentuk apa itu SOP produksi. Sebelum menyelam lebih lanjut, yuk ketahui syarat penerapan SOP pada pabrik berikut.

Syarat Penerapan Manajemen PPIC Pada SOP Pabrik
PPIC merupakan kepanjangan dari Production Planning dan Inventory Control. Biasanya, manajemen PPIC adalah bagian kerja yang bertugas untuk merencanakan produksi dan melakuakn pengendalian produksi yang telah dimiliki oleh perusahaan. ketika perusahaan menerapkan PPIC, maka bisnis yang dijalankan akan lebih terorganisir dan berjalan lebih optimal. Namun hal ini hanya bisa terjadi apabila syarat PPIC dilakuakn dengan optimal.

1. Rencana Penjualan Yang Jelas
Perusahaan yang telah menjalani manajemen PPIC, tentu tidak akan terlepas dari proses pembuatan rencana penjualan.kehadiran PPIC, diangap mampu untuk mengontrol produksi agar kualitas produkyang dihasilkan sesuai dengan standar yan ditetapkan. Selain itu, perusahaan juga perl mengeluarkan target tertentu agar perusahaan mendapatkan keuntungan sesuai dengan perkiraan sebelumnya. 

2. Adanya Keseimbangan Antara Mesin dan Kualitas Produk
Kehadiran PPIC pada apa itu SOP produksi, diharapkan mampu memberikan keseimbangan antara mesin yang digunakan untuk proses produksi dengan kualias produk yang telah dihasilkan. Ketika PPIC dilaksanakan secara optimal, tentu mesin produksi akan digunakan sewajarnay saja tanpa adanya overload. Ketika keseimbangan ini mulai goyah, berarti ada sebuah kesalahan pada mesin ataupun produk yan dihasilkan.

3. Batasan Dalam Penyimpanan dan Produksi
Manajer PPIC, perlu membuat batasan tertentu agar  SOP berjalan selaras dengan keinginan perusahaan. Pedoman ini, harus ditaati oleh setiap karyawan produksi, terutama ketika melaksanakan proses produksi dapat berjalan lancar dan hasil produk sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Ketika karyawan mampu mengikuti SOP yang ada, maka keselamatan pekerja akan terjamin. Selain itu, produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang tetap tanpa ada perubahan. 

Setiap operator produksi pada suatu perusahaan, tentu memiliki beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan. Misalnya, bagian produksi harus mengolah barang, dengan memasukkan beberapa bahan dasar yang diolah dengan cara tertentu hingga menghasilkan suatu produk yang standar yang teklah ditetapkan. Tidak hanya itu saja, seorang operator produksi diharuskan memiliki keterampilan untuk mengolah bahan mentah sesuai apa itu SOP produksi menjadi suatu produk.

Selain itu,  seorang operator produksi harus melaksanakan kebijakan dan sesuai dengan produksi. Sesuai dengan SOP yang berlaku, semua operator pabrik diharuskan  untuk mematuhi segala bentuk kebijakan dan rencana produksi yang sudah dirumuskan oleh perusahaan. Ketika seluruh karyawan mematuhi segala bentuk kebijakan,  akan dianggap sebagai bentuk loyal  terhadap pekerjaannya. 

Segala bentuk kebijakan dan perencaan kerja, merupakan perwujudan konkrit dari sesuatu yang diharapkan oleh perusahaan kepada karyawannya. Oleh karena itu, segala karyawan yang bertangguing jawab pada bidang operator produksi yang memiliki kompeten, tentunya wajib untuk melakukan segala kebijakan dan prencanaan kerja tanpa terkecuali. Dengan mematuhi segala kebijakan dan perencanaan yang ada, perusahaan akan mendapatkan hasil yang sesuai.

Tidak hanya itu saja, seorang operator produksi harus melaksanakan setiap proses produksi sesuai dengan apa itu SOP produksi agar menghasilkan produk yang berkualitas. Tugas operator produksi ternyata tidak sampai disitu, sebab terdapat berbagai serangkaian kegiatan kerja bagian operator produksi harus mampu menaungi dalam bidang pemprosesan produk. 

Yang dimaksud dalam pemprosesan produk adalah disaat pelaksanaan mengoperasikan mesin, dapat menggunakan mesin porduksi dan memperhatian adap K3 untuk keselamatan kerja, memilih bahan baku yang berkualitas mumpuni, menjaga mutu bahan baku yang ada agar tetap baik, serta mampu mengontrol setiap jalannya kegiatan produksi secara keseluruhan. Hal ini bukalah hal yang mudah, namun harus dilakukan agar produk yang dihasilkan berkualitas unggulan. 

Setiap karyawan yang mematuhi segala pedoman dalam perusahaan, tentulah karyawan yang sadar dan peduli akan kualitas produk yang akan dipasarakan. Dengan mempertahankan kualitas produk, tentu saja konsumen tidak akan ragu untuk setia menggunakan produk dari perusahaan. Hal ini tidak luput dari tanggung jawab seorang operator produksi, dimana mereka harus mampu menghandle segala bentuk kegiatan produksi agar hasilnya maksimal.

0 komentar:

Posting Komentar